Komnas HAM Minta Polisi Jangan Buru-Buru Simpulkan Kasus Pembacokan Hermansyah

Akhlak Islami

Komnas HAM Minta Polisi Jangan Buru-Buru Simpulkan Kasus Pembacokan Hermansyah

pelaku-teror.jpg


Eramuslim – Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution mengapresiasi kinerja kepolisian yang bisa menangkap pengeroyok pakar telematika dari ITB, Hermansyah, dalam waktu cepat. Kendati begitu, Komnas HAM meminta agar Polri tidak terburu-buru menyimpulkan kasus pengeroyokan Hermansyah.

“Kita apresiasi keberhasilan polri kita menangkap 2 orang diduga pelaku teror dan kekerasan terhadap Hermansyah. Kita dorong Polri kita untuk segera menangkap terduga pelaku lainnya,” ujar Maneger saat dihubungi SINDOnews, Rabu (12/7).

Maneger menambahkan, selain mencari pelaku, polisi disarankan segera mencari fakta-fakta agar kasus tersebut terkuak. “Sebaiknya Polri dan siapa pun jangan buru-buru menyimpulkan akhir dari kasus ini, sebelum semua fakta terungkap,” tegasnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian menangkap terduga pelaku pembacokan pakar telematika, Hermansyah  berjumlah dua orang yaitu Edwin Hitipeuw dan Lauren Paliyama.

Wakapolres Depok AKBP Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa peristiwa pengeroyokan Hermansyah diawali oleh serempetan mobil korban dengan mobil Honda City yang dikemudikan oleh pelaku Edwin Hitipeuw.

Faizal melanjutkan, “Kemudian mobil korban ini memalang mobil tersangka. Lalu tersangka dan korban ini turun, dan kemudian ada satu mobil lagi datang kemudian turun (Toyota Yaris), yang merupakan mobil kawan tersangka dan dialah (Laurens) pelaku utamanya.”

AKBP Faizal mengingatkan bahwa ini adalah masih keterangan sementara. Polisi masih akan mendalami lagi keterangan kedua pelaku. (Sindonews/Ram)

Komentar

Most Popular

To Top