Jokowi Bilang Qur’an Harus Jadi Nafas Kita Sehari-Hari: Bohong Gak Boleh ya Pak?

Akhlak Islami

Jokowi Bilang Qur’an Harus Jadi Nafas Kita Sehari-Hari: Bohong Gak Boleh ya Pak?

jokowi-nyengir.jpg


jilbaber.com – ‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Dewan Pembina Yayasan Sosial, Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Al Saud dan Pangeran Khalid bin Abdul Aziz‎ beserta para peserta Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadits (MHQH) tingkat ASEAN dan Pasifik ke-8 di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat.

Jokowi mengapresiasi telah berlangsungnya acara yang diikuti oleh 112 peserta dari 17 negara itu di Masjid Istiqlal ‎pada 1-4 Mei 2017. Ia berharap, seluruh umat muslim dapat terus mengamalkan isi ajaran Alquran dan menjadikannya sebagai nafas dalam kehidupan sehari-hari.

‎”Sebagai umat muslim semangat untuk membaca, semangat untuk mendalami, semangat untuk menghayati dan keteguhan kita untuk mengamalkan isi serta ajaran Alquran harus jadi bagian dari nafas kita sehari-hari,” kata Jokowi di lokasi, Kamis (4/5/2017).

Menurut Jokowi, kegiatan MHQN merupakan wahana bagi umat Islam dalam rangka memacu dalam pengembangan pembacaan Alquran dengan baik dan benar.

“Dan pelaksanaan Musabaqah merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Alquran dan Hadits,” jelas Jokowi.

Jokowi memberikan ucapan selamat kepada para pemenang kegiatan MHQN tingkat ASEAN dan Pasifik tersebut. Kepada para peserta yang belum beruntung, kata Jokowi, teruslah berlatih guna meraih prestasi serupa pada kesempatan di masa mendatang.

“Saya mengucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan di masa yang akan datang. Dan bagi yang belum berhasil tidak usah kecewa, teruslah berlatih memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang. Dan yang paling penting bagi semua adalah teruslah mensyiarkan, teruslah mengamalkan ajaran Alquran di luar kompetisi ini‎,” imbuh Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan, bahwa ajang MHQN‎ tingkat ASEAN dan Pasifik diharapkan mampu dirasakan jejaknya dalam kehidupan manusia dan kehidupan bangsa Indonesia.

“Harapan kita semua dari kegiatan Musabaqah Alquran ini semakin terasa jejaknya semakin terasa manfaatnya bagi umat manusia, khususnya dalam kehidupan kebangsaan di Indonesia. Terlebih di tengah perkembangan dan dinamika kehidupan global sekarang makin banyak negara menjadikan Indonesia sebagai panutan,” ujarnya.

Ndak boleh bohong ya pak…

Ia menambahkan, bahwa di mata dunia negara Indonesia dianggap telah berhasil dalam mengelola kemajemukan dan keberagaman etnis dan agamanya. Sebab itu, ‎umat Islam Indonesia harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua alam semesta.

‎”Umat Islam sudah dan perlu terus menunjukkan pada dunia bahwa Islam adalah agama yang cinta damai, Islam adalah agama yang menjauhi fitnah, Islam agama yang menjauhi kekerasan dan Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga Allah meridhoi amal ibadah kita semuanya,” tutupnya.(jk/okz)

Menjadikan al-Qur’an sebagai nafas kita setiap hari tentu sangat bagus, sebab itu kita tidak boleh berbohong ya pak... La Kalaw-Kalaw Kata Illa Billah…