Anggota DPR Tidak Nafikan Adanya Interfensi Asing Dalam Revisi UU Anti-Terorisme

Akhlak Islami

Anggota DPR Tidak Nafikan Adanya Interfensi Asing Dalam Revisi UU Anti-Terorisme

Romo-syafii.jpg


Eramuslim – Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengungkapkan bahwa dirinya tidak menafikan adanya campur tangan asing dalam revisi undang-undang terorisme. Sebab, daftar teroris di Indonesia ternyata dari PBB.

“RUU itu sedang kita bahas dengan pemerintah. Tapi kalau desakan asing, kita tidak menafikan itu. Karena negara kita yang katanya berdaulat secara politik ini, ternyata daftar terorisnya dari PBB. Bukan dari hasil investigasi dari kepolisian kita,” ujar Muhammad Syafii di Gedung MUI Solo kepada Kiblat.net beberapa waktu lalu.

Ia juga menilai, sebelum ada undang-undang terorisme, tidak ada teroris. Namun, setelah ada undang-undang teroris justru sebaliknya. Teroris bermunculan.

Muhammad Syafii melanjutkan, “Sebelum ada UU teroris, nggak ada teroris. Kan bom Bali aja kemarin yang mengawali undang-undang ini. Sebelum bom Bali, nggak ada teroris.”

Menurutnya, sebelum ada undang-undangnya, terorisnya nggak ada. Begitu ada undang-undang, muncul di mana mana.

Selain itu, politisi yang akrab dengan sapaan Romo ini juga mengatakan bahwa revisi UU anti-terorisme masih dalam penggodokan. Sebab, polisi hanya melakukan penindakan. Tanpa pencegahan.

“Jadi yang diinginkan pemerintah itu pencegahan yang penindakan. Padahal kita ingin, mencegah itu memutus mata rantai yang ingin membuat semua orang berfikiran teroris,” tukasnya. (Kiblat/Ram)

Resensi Buku : Telah Terbit Edisi 9 cet 3, Eramuslim Digest, Untold History Sejarah Indonesia Pra Islam Hingga Abad 19

Komentar

Most Popular

To Top